

Keinginan kaum privat untuk menghibahkan koleksi milik pribadinya ternyata kurang diberi tanggapan oleh lembaga-lembaga warisan yang telah mereka hubungi.
Yayasan PACE menyediakan solusi bagi kaum privat tersebut karena PACE justru mencari koleksi-koleksi yang mereka bisa merawat dan memelihara untuk kelak dikembalikan ke Papua.
Yayasan PACE senantiasa berkomunikasi dengan fihak musium-musium di Negri Belanda yang pada suatu saat ingin melepaskan koleksi mereka.
Disamping koleksi benda-benda milik Yayasan terdapat juga koleksi bahan-bahan informasi berbentuk gambar, film dan dokumentasi.
Apabila kaum privat belum bersedia melepaskan koleksi mereka, Yayasan PACE menawarkan jasa memperincikan semua benda-benda satu per satu yang ada di dalam koleksi untuk kemudian didatakan secara digital.
Pengungkapan kisah-kisah yang kurang terkenal
Dengan membukakan cerita-cerita atau kisah sejarah yang belum atau kurang dikenal bukan hanya memberi penjelasan historis tetapi juga meningkatkan kesadaran akan terdapatnya suatu sejarah yang sama antara Negeri Belanda dan Papua.
Informasi tentang masa penjajahan Belanda yang berhasil dialihkan ke ruang pendidikan nasional Belanda terbatas sekali, meskipun baru-baru ini telah dilakukan pelantikan canon dimana bangsa Papua disebutkan dengan jelas.
